
Madiun, 09 Desember 2025 — Kejaksaan Negeri Kota Madiun menyampaikan capaian kinerja selama Tahun 2025 kepada publik sebagai wujud komitmen transparansi, akuntabilitas, serta peningkatan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat. Sepanjang tahun berjalan, enam bidang utama di Kejaksaan Negeri Kota Madiun menunjukkan kinerja positif dari aspek penegakan hukum, intelijen, pelayanan publik, hingga pengelolaan anggaran.
Di bidang Pembinaan, Kejari Kota Madiun berhasil menjaga disiplin anggaran dan mendukung kebutuhan satuan kerja melalui pelaksanaan anggaran yang efektif, efisien, dan akuntabel. Realisasi anggaran Semester I tercatat Rp9.315.409.962,- dan Semester II Rp18.258.675,059,-, sementara realisasi PNBP Semester I Rp250.812.611,- dan Semester II Rp483.814,962,-.
Pada Seksi Intelijen, kinerja sepanjang Tahun 2025 menunjukkan peningkatan produktivitas dalam deteksi dini serta pencegahan potensi gangguan kepastian hukum. Berbagai kegiatan intelijen yustisial, intelijen penegakan hukum, dan penerangan hukum dilakukan untuk mitigasi kerawanan sosial sekaligus penguatan kesadaran hukum masyarakat. Capaian kegiatan meliputi Operasi Intelijen LIDPAMGAL (19 kegiatan), Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (8 kegiatan), Kampanye Anti Korupsi (2 kegiatan), Pencarian Buron/DPO (1 kegiatan), Penerangan Hukum (43 kegiatan), serta Penyuluhan Hukum/Jaksa Masuk Sekolah (18 kegiatan), yang seluruhnya berorientasi pada pencegahan dan penguatan kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan.
Dari sisi penegakan hukum, Bidang Tindak Pidana Umum (Pidum) terus menunjukkan kinerja optimal dalam penanganan perkara berdasarkan asas cepat, sederhana, dan berbiaya ringan, dilaksanakan secara profesional dengan tetap menjunjung tinggi keadilan serta hak-hak tersangka maupun korban. Sepanjang Tahun 2025, capaian penanganan perkara meliputi pra-penuntutan 139 perkara, penuntutan 124 perkara, eksekusi 106 perkara, serta Restorative Justice 1 perkara. Program Rumah Restorative Justice (Rumah RJ) di Kota Madiun juga terus dimanfaatkan sebagai sarana pemulihan sosial bagi perkara tertentu sesuai ketentuan, sehingga penegakan hukum tidak semata berorientasi pada pemidanaan, tetapi juga pada pemulihan hubungan sosial di masyarakat.
Sementara itu, Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) berkontribusi signifikan dalam penegakan hukum tindak pidana korupsi dan kejahatan khusus lainnya, dengan fokus pada perkara yang berdampak pada keuangan negara dan perekonomian daerah. Capaian Tahun 2025 mencakup penyelidikan 3 perkara, penyidikan 2 perkara, dan penuntutan 9 perkara, yang diharapkan mampu memberikan efek jera serta mendukung upaya pencegahan korupsi di lingkungan pemerintah daerah maupun instansi terkait.
Pada Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), peran Jaksa Pengacara Negara terus diperkuat melalui bantuan, pertimbangan, dan pelayanan hukum untuk mencegah sengketa, meminimalkan potensi kerugian keuangan negara, serta memastikan kebijakan dan program strategis daerah memiliki landasan hukum memadai. Capaian Datun meliputi litigasi Perdata/TUN selesai 3 kegiatan dari 3 permohonan, non litigasi selesai 71 kegiatan dari 112 yang masuk, layanan hukum selesai 32 kegiatan dari 32 permohonan, serta pertimbangan hukum selesai 8 kegiatan dari 28 kegiatan masuk; dengan penyelamatan keuangan negara Rp2.256.092.000,- dan pemulihan keuangan negara Rp322.201.255,67.
Di bidang Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB), Kejari Kota Madiun menjalankan pengelolaan aset hasil tindak pidana dan barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) melalui penelusuran, pemeliharaan, pemusnahan, hingga pemanfaatan barang bukti untuk mendukung optimalisasi penerimaan negara serta kepastian status hukum barang bukti. Capaian PAPBB Tahun 2025 meliputi pengembalian barang bukti 89 perkara dan pemusnahan 59 perkara, dengan PNBP yang disetor ke kas negara berasal dari penjualan langsung barang rampasan Rp44.185.000,- dan uang rampasan Rp16.502.000,-, sehingga total PNBP Rp60.687.000,-.
Sebagai penutup, Kejaksaan Negeri Kota Madiun menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas penegakan hukum dan pelayanan publik di tahun-tahun mendatang. Dengan dukungan masyarakat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, Kejari Kota Madiun optimistis dapat memperkuat integritas serta kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan.
0 Comments